Make your own free website on Tripod.com

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK

Home | AGAMA | TAHUN LITURGI | Academics | Programs | Activities | Directions | Contact Us

AGAMA

 

Apa tujuan dari pelajaran ini?
Untuk mengisi apa yang kurang dari hidup manusia - yaitu pengetahuan dan praktek dari agama yang sejati.
"Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan" [Amsal 15:14].

Mengapa pelajaran agama itu penting?
Karena agama membawa kita pada persahabatan dengan Allah sekarang dan selamanya, dan tiada lain yang lebih penting daripada hal ini.
"Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?" [Matius 16:261. "Kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." [Yohanes 8:32].

Apa yang dimaksud dengan "agama"?
a) Mengakui Allah dengan beriman kepada-Nya dan percaya akan segala hal yang telah diwahyukan-Nya kepada umat manusia.
b) Mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan pikiran kita.
c) Memuliakan Allah dengan melakukan kehendak-kehendak-Nya seperti yang diajarkan oleh Kristus kepada kita lewat firman-firman dan teladan-teladan-Nya.
"Hendaknya kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja, sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." [Yakobus 1:22]

Apakah agama itu sungguh-sungguh diperlukan?
Ya, karena beberapa alasan:
a) Allah, Bapa Surgawi kita, menginginkan setiap umat manusia untuk mengikuti rencana-Nya.
b) Tanpa agama dan tanpa mengikuti kehendak Allah, hidup menjadi hampa tanpa artil. Arti yang terutama dari hidup manusia adalah untuk mengakui Allah dan untuk memuliakan nama-Nya dengan melakukan kehendak-Nya seperti yang diajarkan oleh Kristus kepada kita melalui firman-firman-Nya dan teladan hidup-Nya dan dengan demikian untuk mendapat hidup yang kekal.
c) Hidup tanpa beragama membawa pada hidup yang tidak bahagia.
"Sungguh celakalah orang yang menghina kebijaksanaan dan ketertiban, hampalah harapan mereka dan sia-sialah jerih payahnya. Para isteri mereka adalah bodoh, dan buruklah anak-anak mereka, keturunannya terkutuk." [Kebijaksanaan Salomo 3:11-12].

Apa yang akan terjadi terhadap mereka yang tidak menjalankan agama?
Mereka yang bersalah karena mengabaikan ajaran agama akan masuk neraka.
"Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. " [2 Tesalonika 1:7-8].

Apa manfaat agama dalam hidupmu di dunia?
Persahabatan dengan Allah, menjadi anak-anak Allah dan mengambil bagian dalam hidup kekal, hati nurani yang baik, kedamaian hati. Ini adalah harta yang terbesar yang bisa dimiliki oleh setiap orang.
"Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.[Lukas 11:28].

KITAB SUCI

 

Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. [Ibrani 1:1-2]

Apakah yang dimaksud dengan Alkitab?
Suatu kumpulan tulisan-tulisan yang merupakan hasil inspirasi Allah dan yang mengandung pesan-pesan keselamatan.
"Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik" [2 Timotius 3:16-17]

Apa yang dimaksud dengan kata "hasil inspirasi Allah"?
Artinya adalah bahwa Allah memilih beberapa orang dan membimbing mereka untuk menuliskan segala hal, dan hanya hal-hal tertentu, yang Allah ingin untuk dituliskan.
"Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah." [2 Petrus 1:21].

Lantas, sesungguhnya siapakah pengarang Alkitab yang sebenarnya?
Allah tentunya, karena Dialah yang membimbing orang-orang ini untuk menuliskan hal-hal yang diinginkan-Nya, meskipun Dia membiarkan mereka menulis dengan bahasa dan gaya mereka masing-masing.
"Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia. Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh pernyataan Yesus Kristus."[Galatia 1:11-12].

Kapankah segala tulisan-tulisan ini dijadikan satu?
Gereja Katolik menjadikan semuanya dalam satu buku antara tahun 350-405 Masehi.

Bagaimana pembagian dalam Alkitab?
Alkitab terbagi dalam dua bagian utama, Perjanjian Lama (Yahudi) dan Perjanjian Baru.

Apa yang termasuk dalam Perjanjian Lama?
Perjanjian Lama mengandung hal-hal yang diwahyukan oleh Allah kepada umat manusia sejak awal dunia sampai dnegan kedatangan Putera-Nya, Yesus Kristus.

Apa yang termasuk dalam Perjanjian Baru?
Perjanjian Baru mengandung apa yang Tuhan wahyukan melalui Putera-Nya dan melalui Para Rasul-Nya

Apakah mungkin seseorang bisa salah mengartikan isi Alkitab?
Memang benar, bahkan Alkitab sendiri mengatakan demikian.
"Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain. "[2 Petrus 3:16].

Apakah segala pengetahuan kita tentang apa yang Tuhan ajarkan hanya kita dapat melalui Alkitab saja?
Tidak, ada juga apa yang disebut sebagai Tradisi Suci.
"Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini" [Yohanes 20:30].

Apakah yang dimaksud dengan Tradisi?
Yaitu Firman Allah yang diturunkan kepada kita melalui para Rasul dalam pengajarannya dan melalui para penerusnya dalam Gereja sampai hari ini.
"Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis. " [2 Tesalonika 2:15].

Apakah kamu harus percaya pada Tradisi?
Ya, karena Tradisi meneruskan firman Allah yang murni. Tradisi Suci bersama-sama dengan Kitab Suci membentuk satu deposit yang utuh dari firman Allah. Umat Kristen perdana belajar segalanya dari Tradisi, karena baru nanti kemudian sebagian dari ajaran-ajaran Yesus dituliskan. Tulisan yang terakhir dituliskan yaitu menjelang akhir abad pertama.

Apakah kita boleh untuk memilih apa yang kita inginkan?
Tidak, kita wajib untuk menerima segala kebenaran yang tercantum dalam Alkitab dan Tradisi, karena inilah cara Tuhan berbicara kepada kita.

Bagaimana kita dapat mengetahui dan mengerti arti sebenarnya dari firman Allah?
Tugas menjelaskan secara resmi arti dari firman Allah dalam Alkitab dan Tradisi telah dipercayakan kepada Gereja yang hidup, yang didirikan oleh Tuhan kita.

DOA

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meinta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang daripadamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." (Matius 7:7-11)

Apakah yang dimaksud dengan doa?
Doa adalah memanjatkan hati dan pikiran kita kepada Allah untuk berkomunikasi dengan-Nya.

Mengapa kita harus berdoa?
Kita harus berdoa:
a. untuk menyembah Allah, untuk berkata kepada-Nya bahwa Dialah yang menciptakan kita dan bahwa kita bergantung dalam segala hal kepada-Nya.
b. untuk berterima kasih kepada Allah atas segala rahmat karunia yang telah diberikan-Nya kepada kita.

"Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?" (1 Korintus 4:7)
c. untuk meminta ampun dari Allah atas dosa-dosa kita.
Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. (Lukas 18:13)
d. untuk meminta pertolongan Allah dalam segala hal
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah maka kamua kan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Matius 7:7)

Kapankah kita harus berdoa?
Setiap hari.
a. pada pagi hari, untuk mempersembahkan hari ini kepada Allah dan meminta pertolongan-Nya dalam menghadapi godaan-godaan hari ini.
b. sepanjang hari, terutama ketika ada godaan.
c. pada malam hari, untuk berterimakasih kepada Allah atas berkat karunia pada hari itu dan untuk meminta ampun kepada-Nya atas dosa-dosa yang telah kita lakukan pada hari itu.
d. sebelum dan setelah makan.

Kepada siapa kita berdoa?
a. kepada Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus.
b. Kita juga bisa berdoa kepada Santa Perawan Maria, para malaikat dan orang kudus.

Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah. (Wahyu 8:4)

Mengapa kita boleh berdoa kepada Santa Perawan Maria, para malaikat dan para orang kudus?
Karena mereka adalah sahabat-sahabat terbaik Allah dan Allah akan mendengarkan mereka lebih daripada saudara-saudari kita yang lain yang masih hidup dan masih berdosa.

"...pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub." (Ayub 42:8-9)

Kepada siapa kita harus berdoa?
a. Bagi semua orang, siapa saja yang masih hidup di dunia termasuk orang-orang yang memusuhimu.

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." (Matius 5:44)
b. Bagi arwah-arwah di Api Penyucian. (lihat pasal 12)

Apa intensi doa-doa kita?
Setiap hari berdoalah supaya kita bisa masuk surga; ketika berdoa bagi hal-hal lain, selalu ucapkan: "Jika ini sesuai dengan kehendak-Mu, ya Tuhan."

"Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:32-33)

Apakah Allah selalu mendengar doa-doa kita?
Ya, tetapi Dia tidak selalu memberikan apa kita minta, karena kita tidak selalu tahu apa yang terbaik bagi kita dan kadang-kadang kita meminta hal-hal yang bisa berakibat buruk bagi diri kita.

Apakah Allah mendengar doa-doa orang berdosa?
Ya, jika mereka memintanya dengan iman yang tulus memohon pertolongan-Nya.

"Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah..." (Luka 18:13-14)

Bagaimana kita harus berdoa?
a. dengan penuh perhatian, mengarahkan pikiran kita pada doa kita.
b. dengan rendah hati, sadar bahwa kita tidak memiliki kuasa apapun tanpa Allah.
c. dengan penuh keyakinan, percaya bahwa Allah bisa melakukan segala hal.
d. dengan penuh ketekunan, tidak pernah kehilangan harapan.
"Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya,yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya." (1 Yohanes 5:14)

Mengapa doa bersama umum juga diperlukan?
Karena sebagai anggota umat manusia, kita sudah selayaknya memberikan pengakuan kepada-Nya sebagai Tuan segenap umat manusia.

Bagaimana doa bersama umum bisa menolong dunia?
Dengan mendemonstrasikan idealisme Kristiani tentang persaudaraan umat manusia yang mempersatukan laki-laki dan wanita dari segala umur, segala suku bangsa dan segala tempat di dunia dalam menyembah Allah Bapa kita di surga.

Mengapa suatu keluarga harus berdoa bersama?
a. Untuk memohon kepada Allah agar memberkati mereka sebagai suatu keluarga.
b. Untuk meniru Keluarga Kudus (Yesus, Maria dan Yusuf).
c. Untuk memberi teladan yang baik kepada anak-anak.
d. Untuk memelihara ikatan tali kekeluargaan.

"Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." (Matius 18:20)

Berapa kali suatu keluarga sebaiknya berdoa bersama?
Sekurang-kurangnya sekali sehari, sebaiknya setelah makan malam, ketika segenap anggota keluarga sedang bersama-sama.

Mengapa umat Katolik memiliki patung-patung dan gambar-gambar orang-orang kudus?
a. Karena mereka ingin menghormati Santa Perawan Maria dan para kudus, sama seperti kita menghormati para pahlawan.
b. Karena dengan melihat gambar-gambar dan patung-patung dari para kudus Allah, menolong kita untuk mengarahkan pikiran kita pada
"perkara-perkara yang diatas" (Kolose 3:2) dan dengan demikian menolong kita dalam berdoa.

2a622ce90.jpg

http://gerejakatolik.net/katekismus



Our School * Any Street * Anytown * US * 01234